Pemanfaatan Formulasi Kompos Limbah Kulit Buah Kakao Dengan Mikroba Endofit Perakaran Jagung Untuk Pengendalian Penyakit Busuk Tongkol Jagung (Fusarium Vercilloides)
DOI:
https://doi.org/10.59638/jai.v1i01.13Keywords:
Kompos, Kulit Kakao, Mikroba Endofit, F. VerticillioidesAbstract
Fusarium verticillioides merupakan salah satu kendala utama produksi jagung yang dapat menurunkan kualitas dan produktivitas hingga 1,8 ton/ha. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas formulasi mikroba endofit perakaran jagung terhadap F. verticillioides, pertumbuhan tanaman jagung dan produksi tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Soppeng Kecamatan Marioriawa Desa Patampanua, Berlangsung mulai Bulan Februari sampai Juli 2018. Metode Percobaan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 8 perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali yaitu aplikasi formulasi kompos limbah kulit kakao dengan mikroba endofit Trichoderma spp, Aspergillus spp, dan Bacillus sp. dengan cara pemupukan dan penyemprotan. Parameter yang diamati adalah tingkat keparahan infeksi penyakit busuk tongkol F. verticillioides pada beberapa perlakuan aplikasi, tinggi tanaman dan hasil produksi tanaman jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan formulasi kompos limbah kulit kakao dengan mikroba endofit berpengaruh tidak nyata menekan tingkat serangan penyakit, akan tetapi perlakuan dengan penggunaan mikroba endofit Bacillus sp berpengaruh nyata dengan perlakuan lain pada tinggi tanaman dan produksi tanaman jagung.
Downloads
References
Eller MS., L.A. Robertson, G.A. Payne, and J.B. Holland. 2008. Grain yield and Fusarium ear rot of maize hybrids developed from lines with varying levels of resistance. Maydica 53:231-237.
Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, 2016. Panduan Praktikum Mikrobiologi. www.usd.ac.id/ fakultas/farmasi/f1l3/PanduMikroB.
Gusmaini S, A. Aziz., A. Munif, D. Sopandie, dan N. Berwati. 2013. Potensi Bakteri Endofit dalam Upaya Meningkatkan Pertumbuhan, Produksi dan Kandungan Andrografolid pada Tanaman Sambiloto. Jurnal Littri 19(4) : 167- 177.
Herlinda S, Mulyati SI, Suwandi. 2008. Jamur entomopatogen berformulasi cair sebagai bioinsektisida untuk pengendali wereng coklat. Agritrop. 27: 119-126.
Jahuddin R., Jamila, Awaluddin, dan Suriani, 2018. Exploration and Screening for Endophytic Microbes of Maize Palnt Root Against Fusarium verticillioides. J. HPT Tropika Vol 18, No 1, ISSN: 1411-7525, E-ISSN: 2461-0399 : 57–64
Kriswantoro H., E. Safriyani, S. Bahri, 2016. Pemberian Pupuk Organik dan Pupuk NPK pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). KLOROFIL XI-1:1-6, Juni 2016.
Kuswinanti T., A. Rosmana, V.S. Dewi, Jamila dan N. Hardina, 2014. Penggunaan Isolat Jamur dan Bakteri Pelapuk dalam Dekomposisi Limbah Kulit Kakao serta Efektifitasnya dalam Menghambat Pertumbuhan Patogen Phytophthora palmivora dan Lasiodiplodia theoromae. http://lppm.unmas.ac.id/wp–ontent/uploads
Prihatiningtias dan M. S. H. Wahyuningsih. 2015. Prospek Mikroba Endofit Sebagai Sumber Senyawa Bioaktif. http://mot.farmasi.ugm.ac.id
Reid LM., D. Spaner, D.E. Mather, A.T. Bolton and R.I. Hamilton. 1993. Resistance of Maize Hybrids and Inbread Following Silk Inoculation with Three Isolates of Fusarium graminearum. Plant Disease 77 (12): 1248-1251.
Sudantha IM. 2010. Pengujian beberapa jenis jamur endofit dan saprofit Trichoderma spp terhadap penyakit layu fusarium pada tanaman kedelai. Jurnal Agroteksos 20(2-3) : 90-102.
Sudantha IM dan A.L. Abadi. 2011. Uji efektivitas beberapa jenis jamur endofit Trichoderma spp isolat lokal NTB terhadap jamur Fusarium oxysporum f. sp. vanilla penyebab penyakit busuk batang pada bibit vanili. Crop Agro 4(2): 64-73
Suriani dan A. Muis, 2016. Fusarium pada Tanaman Jagung dan Pengendaliannya dengan Memanfaatkan Mikroba Endofit. Iptek Tanaman Pangan. 11(2): 133 – 141.
Yulianti T., 2013. Pemanfaatan Endofit Sebagai Agensia Pengendali Hayati Hama dan Penyakit Tanaman. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri 5(1), ISSN: 2085-6717 : 40?49.















