Pengaruh Komposisi Media Dan Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Cangkokan Tanaman Jambu Kristal

  • Husni Mubarak Universitas Islam Makassar
  • Mir Alam Universitas Islam Makassar
  • Ratih Ratih Universitas Islam Makassar
Keywords: Jambu Kristal, Cocopeat, ZPT, Rootone-F

Abstract

Jambu kristal adalah salah satu jenis varietas baru dari jambu biji yang mulai digemari masyarakat. Tanaman jambu kristal adalah jenis tanaman tahunan yang cara perkembangbiakannya lebih sering menggunakan teknik perbanyakan secara vegetatif seperti mencangkok. Maka dari itu, peneliti ingin memanfaatkan limbah kelapa agar dapat bernilai ekonomis dan fungsional. Sabut kelapa ini dapat diolah menjadi media tanam yang biasa disebut cocopeat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media cocopeat dan zat pengatur tumbuh (Rootone-F) terhadap keberhasilan cangkokan tanaman jambu kristal (Psidium guajava). Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian eksperimen untuk mengetahui pengaruh berbagai media cangkok cocopeat, tanah, dan zat pengatur tumbuh Rooton-F terhadap keberhasilan pencangkokan tumbuhan jambu kristal (Psidium guajava). Penelitian ini dilaksanakan selama 1,5 bulan di Desa Saiti, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara media dan zat pengatur tumbuh terhadap keberhasilan cangkokan jambu kristal dengan komposisi media cocopeat 80% dan tanah 20% serta pemberian Rootone-F pelarut air merupakan pengaruh terbaik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustiansyah, A., Jamaludin, J., Yusnita, Y., & Hapsoro, D. (2018). NAA lebih efektif dibanding IBA untuk pembentukan akar pada cangkok jambu bol (Syzygium malaccense (L.) Merr & Perry). J. Hortikultura Indonesia. 9 (1): 1-9.

Asnawi, R., MP. Yufdi., dan MT Soemantri., (1989). Pengaruh Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Setek Panili. Pemb Littri. 15 (2):79-83.

Astrini, C., Djuwendah, E., Karyani, T., dan Wiyono, S.N., (2018). Analisis kelayakan finansial jambu biji (Psidium guajava L.) varietas kristal. Jurnal Agrisep. 17(1): 1- 10 .

Cahyo, A., Sahuri., Iman N., Ardika, R. (2019). cocopeat as Soil Substitute Media for Rubber (Heveabrasiliensis Müll. Arg.) Planting Material. Journal of Tropical Crop Science Vol. 6 No. 1.

Cahyono, B. (2010). Sukses Budidaya Jambu Biji di Pekarangan dan Perkebunan. Lily Publisher: Andi. Yogyakarta

Chaidir, L., Epi and Taofik, A., (2015). Eksplorasi, identifikasi, dan perbanyakan tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) Dengan menggunakan metode generatif dan vegetatif. 9(1), pp. 82–83.

Damayanti, N. T. (2016). Potensi Pengembangan Tanaman Jambu Kristal (Psidium Guajava L) Berdasarkan Aspek Agroklimat di Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Dilasari, H. (2018). Analisis Kelayakan Usaha Buah Jambu Kristal Non Biji Dengan Metode SWOT Di Home Industri Bekasi. Skripsi. Fakultas Teknik. Bekasi.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai. (2015). Letak dan Geografis. Di akses pada 15 Februari 2023. dari https://beranda.banggaikab.go.id/letak-geografis/.

Dwijoseputro. 1990. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia. Jakarta.

Fadhilah, A., Susanti, S., & Gultom, T. (2018). Karakteristik Tanaman Jambu Biji (Psidium guajava L.) Di Desa Namoriam Pancur. 113 Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi. Vol 9. No 1. April 2022. Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Deli Serdang. Seminar Nasional Biologi.

Fadila, I. (2014). Kementan Dorong Produktivitas Jambu Kristal. - Ekonomi Bisnis.com, https://ekonomi.bisnis.com/.

Faizah, M., & Ghozali. A. (2021). Identifikasi Karakteristik. Morfologi.Vegetatif Dan Generatif, Serta Hubungan Kekerabatan Durian (Duriozi bethinus Murray) Khas Jombang Di Kecematan Wonosalam. Agrosaintifika: Jurnal Ilmu- Ilmu Pertanian. eISSN: 2655-6391. 3(2).

Fanesa, A. (2011). Pengaruh Beberapa Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Jeruk Kacang. Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Padang.

Fitria, L. (2010). Kajian pertumbuhan, produksi dan kualita jambu biji (Psidium guajava L.) var. Kristal pada asal bibit dan pemangkasan yang berbeda, [tesis]. Sekolah Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Hartman, H. T. D. E., Kester, & Davies. (1990). Plant Propagation Principles and Practices. Fifth edition. Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs. New Jersey.

Hasanuddin. (2013). Model Arsitektur Pohon Hutan Kota Banda Aceh Sebagai Penunjang Praktikum Morfologi Tumbuhan. Jurnal EduBio Tropika 1(1):1-60. http://jurnal.unsyiah.ac.id.

Helmala, D. (2018). Analisis Kelayakan Usaha Buah Jambu Kristal Non Biji Dengan Metode SWOT di Home Industry Bekasi. Bekasi. Indonesia.

Hirudkar, J. R. (2020). The antidiarrhoeal evaluation of Psidium guajava L. against enteropathogenic Escherichia coli induced infectious diarrhea. Journal of Ethnopharmacology. 251. p. 112561.

Ihsan, M. (2013). Manfaat Serbuk Cocopeat/ Serbuk Sabut Kelapa. Erlangga. Jakarta.

Joseph, B. M. Priya. (2011). Review on nutritional, medicinal and pharmacological properties of guava (Psidium guajava Linn.). Int. J. Pharma and Bio Science. 2(1).

Jurnal, W., Irawan, A., & Y, Kafiar. (2015). Pemanfaatan Cocopeat dan Arang Sekam Padi Sebagai Media Tanam Bibit Cempaka Wasian (Elmerrilia ovalis). Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Manado. ISSN 2407-8050 1(2):73-76.

Katuuk, J. F. P. (2000). Aplikasi mikropogasi anggrek macan (Grammatophyllum scriptum). Jurnal Penelitian IKIP Manado I (IV): 290-298.

Koriem, K. M. M., Arbid, M. S., & Saleh, H. N. (2019). Antidiarrheal and protein conservative activities of Psidium guajava in diarrheal rats. Journal of Integrative Medicine, 17(1), pp. 57–65.

Lapanjang., Iskandar., Purwoko, B.S., Hariyadi., Wilarso, S., Budi, R., & Melati, M. (2008). Evaluasi beberapa ekotipe jarak pagar (Jatropacurcas L.) untuk toleransi cekaman kekeringan. Bul. Agron. 36(3). 263- 269.

Lestari, R., (2009). Perbanyakan Baccaurea dulcis dengan cara Cangkok dengan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh. Prosiding Nasional Konservasi Flora Indonesia dalam Mengatasi Dampak Pemanasan Global. UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya ‘Eka Karya’ Bali – LIPI. pp. 227-231.

Manurung, SO. (2003). Status dan Potensi ZPT Serta Prospek Penggunaan Rootone F Dalam Perbanyakan Tanaman. Departemen Pertanian Jakarta. Jakarta.

Mariana, M. (2017). Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Stek Batang Nilam (Pogostemon cablin Benth). Jurnal Agrica Ekstensia. 11 (1) : 1-8.

Marsono, & Sigit, P. (2005). Pupuk Akar. Penebar Swadaya. Jakarta. 96 hlm.

Muliawan, L. (2009). Pengaruh Media Semai Terhadap Pertumbuhan Pelita (Eucalyptus pellita F. Muell). Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 104 hlm.

Mulyani, C., & J., Ismail (2015). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Rootone-F terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Jambu Air (Syzygium semaragense) pada Media Oasis. Jurnal Penelitian Agrosamudra. 2 (2)

Noor, M. I. F., Bakhtiar, Y., & Saleh, A. (2020). Pemanfaatan Tanaman Sela Pada Lahan Budidaya Jambu Kristal (Psidium Guajava L.) di Desa Neglasari. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM). 2(5). pp. 763–770.

Nurlaeni, Y., & Surya, M. I. (2015). Respon Stek Pucuk Camelia japonica Terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Organik. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversifikasi Indonesia. Volume 1 Nomor 5 Agustus 2015. Hal 1211-1215.

Nursyamsi. (2010). Teknik Kultur Jaringan Sebagai Alternatif Perbanyakan Tanaman Untuk Mendukung Rehabilitasi Lahan. Balai Penelitian Kehutanan. Makassar.

Pakpahan, T. E. (2015). Kajian Tekhnik Mencangkok Perbanyakan Jambu Kristal. Agricia Ekstensia. Vol. 9(No. 2). pp. 27–30.

Pamungkas, F.E., Darmanti, & S. Raharjo. (2012). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman dalam Supenatant Kultur Baccilus Sp. 2 Duuc-BR-K1.3 terhadap Pertumbuhan Stek Horizontal Batang Jarak Pagar. Jurnal Sains Dan Matematika. 17(3): 131-140.

Prihatmanti, D. & N.A. Mattjik. (2004). Penggunaan ZPT NAA dan BAP serta air kelapa untuk mendeteksi organogenesis tanaman anthorium (Anthorium andreamum L. Ex Andre). Bul. Agronomi XXXII: 20-25

Rahman, E., Maria, L., dan Yomi, T. (2012). Perbanyakan Tanaman Secara Vegetatif. Makalah Dasar-Dasar Agronomi. Program Studi Agribisnis. Universitas Jambi. Jambi.

Ramayulis, R. (2013). Jus Super Ajaib. Jakarta Timur: Penebar Plus 30-33.

Ramdhona, C., Rochdiani, D., & Setia, B., (2019). Analisis Kelayakan Usahatani Jambu Kristal (Psidium guajava L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH. 6(3). 596–603.

Risnawati, B. (2016). Pengaruh Penambahan Serbuk Sabut Kelapa (Cocopeat) Pada Media Arang Sekam terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik.133.(online). http://repositori.uinalauddin.ac.id/10447/1/SKRIPSI%20RISNAWATI%20B.pdf). Diakses pada 20 November 2020.

Rosmilawanti R. (2016). Studi anatomi daun, analisis struktur sekretori dan histokimia rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Rusdiana, O., Y. Fakura., C. Kusuma., dan H. Yayat. (2000). Respon Pertumbuhan Akar Tanaman Sengon Terhadap Kepadatan Dan Kandungan Air Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Manajemen Hutan Tropika 6(2): 43

Schmidt, L. (2002). Pedoman dan Penanganan Benih Tanaman Hutan Tropis dan Sub Tropis. Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Departemen Kehutanan. Jakarta. hal 349 - 350.

Sudiyanti, S., Rusbana, T. B., & Susiyanti. (2017). Inisiasi Tunas Kokoleceran (Vatica bontamensis) pada Berbagai Jenis Media Tanam dan Konsentrasi BAP (Benzyl Amino Purine) secara In Vitro. Jurnal Agro. 4(1): 1-14.

Suhaendi, H. (2000). Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh IBA dan Media Tumbuh terhadap Pertumbuhan Stek Eucalyptus deglupta Blume. Makalah dalam Ekspose Hasil-Hasil Penelitian Dengan Tema Peran Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Hutan Untuk menunjang Otonomi Daerah. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam. Bogor.

Surya. (2013). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi di Indonesia Jilid I. Jakarta. Penerbit Dian Rakyat.

Sutedjo, M. M. (2002). Pupuk Dan Cara Penggunaan. Rineka Cipta. Jakarta.

Suwarji. (2017). Uji Pemberian Growtone dan Bahan Organik Limbah Jamur Tiram terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Nilam (Pagostemon cablin Benth). Fakultas Pertanian. Universitas Islam Riau. Pekanbaru.

Syariefa, E. (2014). Jambu Kristal. Jakarta Pusat. Pt. Trubus Swadaya. 60 Hlm

Tjitrosoepomo, G. (2010). Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: UGM Gadjah Mada University Press.

Venti, L. (2014). Analisis Kelayakan Usaha. Redaksi Trubus. Fakultas Pertanian UMP. 2019.

Wahyudi. (2009). Pengaruh Konsentrasi GA3 dan Macam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Awal Bibit Kelapa Sawit (Elaeis gueneensis jacq). Skripsi S1. Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.

Wang, T. H. (2011). Taiwan Guava Production Manual. Horticulture Crop Training and Demonstration Centre. Technical Mission of the Republic of China. Taiwan.

Wardhani, T., Toto, S., & Ruly, B, H. (2010). Kajian Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Vegetatif Awal Kamboja Jepang (Adenium Obesum) Varietas White Pink Silk. Jurnal Biologi. 2: 38-40.

Wigon O. (2005). Kelebihan Pencangkokan Dengan Menggunakan Sabut Kelapa. Fakultas Pertanian IPB Bogor. Hlm. 28

Wiraatmaja, I. W., Rai, I. N., & Mahendra, I. G. J. (2017). Upaya Meningkatkan Produksi dan Kualitas Buah Jambu Biji Kristal (Psidium guajava L. CV. Kristal) Melalui Pemupukan. Jurnal Agrotop. Program Studi Agroekoteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Udayana. Vol (7) No.1. 60.

Wiratri & Nura. (2005). Pengaruh Cara Pemberian Rootone-F Dan Jenis Stek Terhadap Induksi Akar Stek Gmelina (Gmelina Arborea Linn). Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Wudianto. (2000). Membuat Stek, Cangkok dan Okulasi. Penerbit Penebar Swadaya Jakarta.

Yamani, A. (2010). Kajian Tingkat Kesuburan Tanah Pada Hutan Lindung Gunung Sebatung di Kabupaten Kota Baru Kalimantan Selatan. Jurnal Hujan Tropis 11( 29): 32.

Yusriadi. (2008). Evaporasi dan transpirasi. Jakarta: Erlangga.
Published
2023-07-31
How to Cite
Mubarak, H., Alam, M., & Ratih, R. (2023). Pengaruh Komposisi Media Dan Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Cangkokan Tanaman Jambu Kristal. Journal Agroecotech Indonesia (JAI) , 2(02), 141 - 152. https://doi.org/10.59638/jai.v2i02.80
Section
Articles