UJI EFEKTIVITAS BEBERAPA EKSTRAK TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN CENDAWAN PENYEBAB ANTRAKNOSA (Colletotrichum sp.) PADA BUAH PEPAYA

Effectiveness Test Of Several Plant Extracts On The Growth Of Fungi Causing Anthrachnose (Colletotrichum sp.) On Papaya Fruit

Penulis

  • rahmaniar universitas islam makassar
  • Yulis sayang Universitas Islam Makassar
  • Suriani Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Abstrak

The aim of this study was to evaluate and determine the effectiveness of various plnat extracts in inhibiting the growth of Colletotrichum sp. in vitro. The research was conducted at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Islamic University of Makassar. Symptomatic papaya fruits infected by Colletotrichum sp. were collected from Daya Market, Makassar City. The study employed a completely randomized design consisting of a control and four plant extract treatments (betel leaf, papaya leaf, ginger rhizome, and shallot peel), each at a 15% concentration. Observations were carried out by measuring the growth diameter and calculating the inhibition percentage of Colletotrichum sp. colonies. The results showed that all plant extracts were able to inhibit the growth of Colletotrichum sp. in-vitro. Betel leaf extract was the most effective in inhibiting the growth of Colletotrichum sp. with the highest inhibition of 45.22%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Anerti., Yenny, L. dan Rifa, E. 2020. Efektivitas ekstrak daun pepaya secara invitro terhadap Colletotrichum gloeosporioides penyebab penyakit antraknosa pada tanaman cabai. Jurnal Proteksi Tanaman 4(1): 1-10.

Aryanti, R., Elvi, Y., dan Shinta, E. 2017. Pembuatan pestisida nabati dengan cara ekstraksi daun pepaya dan belimbing wuluh. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik. 4(2): 1-9.

Awaludin, M. A. 2019. Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya Terhadap Penyakit Antraknosa Pada Buah Pepaya. Skripsi. Universitas lampung. Bandar lampung.

Awaludin, M.A., Efri. Sudiono. 2020. Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya Terhadap Penyakit Antraknosa Pada Buah Pepaya. Jurnal agrotek tropika. Lampung. 8 (3).

Badan Pusat Statistik (BPS). Statistik Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan Indonesia, 2017. http://www.bps.go.id. Diakses pada tanggal 13 Juli 2024.

Bakar, B. A. dan Ratnawati, 2017. Petunjuk Teknis Budidaya Pepaya. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Aceh. 31 hlm.

Darmawati, E., dan Florensius, L. B. 2021. Pemanfaatan Bio- Fungisida sebagai Penghambat antraknosa Untuk Meningkatkan Masa Jual Buah Pepaya Callina. Jurnal ilmu pertanian. Bogor. 33(2): 143-156.

Fitri, A. (2019). Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Dan Daun Mengkudu Terhadap Colletotrichum gloeosporioides Penz. Penyebab Penyakit Antraknosa Pepaya.

Halimah, N. 2022. Pengaruh Ekstrak Daun Serai Wangi, Rimpang Jahe, Dan Daun Putri Malu Terhadap Penyakit Antraknosa Buah Pepaya (Carica papaya L.). skripsi. Univeritas Bandar Lampung. Lampung. 42 hlm

Kharisma, Y. 2017. Tinjauan Pemanfaatan Tanaman Pepaya Dalam Kesehatan. Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Bandung. 1-14.

Oktarina, dkk. (2018). Aplikasi biorasional ekstrak sirih dan tembakau pada penyakit antraknosa cabai di lapang. Agritrop, 16(1), 136–148. http://jurnal.unmuhjember.ac.id

Pandala, C. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Kenikir Dan Daun Sirih Sebagai Biofungisida Terhadap Penyebab Penyakit Antraknosa (Colletotrichum Capsici) Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L) Secara In Vitro. Universitas Medan Area

Richard, S. 2019. Uji Sensitivitas Fusarium oxysporum f. sp. cubense terhadap beberapa bahan aktif fungisida secara in vitro. Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang.

Sayang, Y., Kumalasari, A. S., & Kurniati, E. (2022). Uji Invitro Jamur Trichoderma Sp. Sebagai Agen Pengendali Hayati Terhadap Penyebab Penyakit Blas tanaman

Padi. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(9), 13437-13448.

Widodo, S.E., S. R. Dirmawati., Zulferiyenni., Rachmansyah, A. W ., Rini, S. I. 2017. Aplikasi Kitosan dan Suhu Simpan untuk Melindungi Buah Pepaya ‘California’ terhadap Infeksi Jamur Antraknosa. Prosiding Seminar Nasional dan Kongres PERHORTI. Bogor. 7 hlm.

Istifadah, N., Ayuningtyas, A., & Nasahi, C. (2017). Efek Pencampuran Bahan Pestisida Nabati Terhadap Keefektifannya Dalam Menekan Colletotrichum sp. In Vitro Serta Penyakit Antraknosa Pada Stroberi. Agrologia, 6(1), 288741.

Dewi, I.P., Verawaty., T. Taslim., dan R. Khairunnisa. 2020. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Sirih Merah dan Lidah Mertua terhadap Bakteri Escherichia Coli. Jurnal Katalisator, (5)2: 197-205.

Firdausia, Rahma, ziyan. 2022. Ekstrak Sirih (Piper betle L.) Dan Bawang Putih (Allium Sativum L.) Sebagai Biofungisida Pada Antraknosa Cabai (Capsicum annum L.) Di Desa Slarang Kidul Kabupaten Tegal. Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang

Sopialena, S., Riyanto, R., & Kurniawati, S. (2022). Pengaruh ekstrak kayu manis terhadap pertumbhan Colletotrichum sp. secara in- vitro. Jurnal Agroekoteknologi, 14(2), 90-102.

Journal Agroecotech Indonesia (JAI) (online issn :  2962-777X | print issn : 2962-3820) diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar. Jurnal merupakan jurnal ilmiah yang memuat publikasi artikel/ karya ilmiah dan ulasan ilmiah (review) meliputi agronomi, ilmu tanah, ekologi tanaman, teknologi benih, pemuliaan tanaman, pascapanen, dan hama dan penyakit dan pengendaliannya. Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, telaah/tinjauan literatur, penelitian singkat (short communication) dan gagasan penting dalam bidang pertanian.

Diterbitkan

2025-07-30

Cara Mengutip

rahmaniar, Yulis sayang, & Suriani. (2025). UJI EFEKTIVITAS BEBERAPA EKSTRAK TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN CENDAWAN PENYEBAB ANTRAKNOSA (Colletotrichum sp.) PADA BUAH PEPAYA: Effectiveness Test Of Several Plant Extracts On The Growth Of Fungi Causing Anthrachnose (Colletotrichum sp.) On Papaya Fruit. Journal Agroecotech Indonesia (JAI), 4(2), 117–127. Diambil dari https://jai.fapertauim.ac.id/index.php/JAI/article/view/190

Terbitan

Bagian

Articles