EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT PADA TANAMAN KEDELAI HITAM DAN POTENSINYA SEBAGAI AGENS HAYATI SECARA IN-VITRO

Penulis

  • Asti Irawaty Azis Universitas Islam Makassar
  • Marwah Marwah
  • Rahmat Jahuddin

DOI:

https://doi.org/10.59638/jai.v2i02.63

Abstrak

Kedelai hitam merupakan salah satu tanaman panganyang penting di Indonesia namun produktivitasnya masi rendah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikeanekaragaman jenis dan potensi cendawan endofit yang terdapat pada jaringan tanaman kedelai hitam sebagai agens hayati. Penelitian ini dilaksanakann di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Universitas Islam Makassar dan Laboratorium Karantina Pertanian Makassar, sejak Februari 2022 hingga Juli 2022. Penelitian ini terdiri dari 4 tahap, yaitu : eksplorasi, isolasi cendawan endofit, uji penghambatan cendawan endofit terhadap pertumbuhan cendawan patogen tular tanah dan identifikasi isolat cendawan endofit. Eksplorasi cendawan endofit dilakukan terhadap sampel bagian- bagian tanaman kedelai hitam yang sehat dari desa Tellulimpoe kabupaten Soppeng. Hasil eksplorasi dan isolasi pada jaringan tanaman kedelai hitam diperoleh 5 jenis cendawan. Hasil identifikasi dan karakterisasi menunjukkan terdapat 3 genus cendawan. Genus cendawan tersebut Fusarium sp., Aspergillus sp., dan Trichoderma sp. Cendawan dari genus Trichoderma sp. dan Aspergillus sp. memiliki kemampuan terbaik dalam menghambat pertumbuhan cendawan patogen tular tanah (Rhizoctonia sp.) dengan daya hambat masing-masing 60,36% dan 61,86%. Berdasarkan kemampuan daya hambat tersebut genus Trichoderma sp. dan Aspergillus sp berpotensi dapat digunakan sebagai agens hayati untuk patogen tular tanah.

Kata Kunci : Cendawa endofit, Kedelai Hitam, Agens Hayati

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-08-16

Cara Mengutip

Azis, A. I., Marwah, M., & Jahuddin, R. (2024). EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT PADA TANAMAN KEDELAI HITAM DAN POTENSINYA SEBAGAI AGENS HAYATI SECARA IN-VITRO. Journal Agroecotech Indonesia (JAI), 2(02), 128–140. https://doi.org/10.59638/jai.v2i02.63

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama